Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Making Indonesia 4.0

Berdasarkan data United Nation for Development Program (UNDP) pada tahun 2013, indeks pencapaian teknologi Indonesia berada pada urutan ke-60 dari 72 negara. Ukurannya didasari pada penciptaan teknologi yang dilihat dari perolehan hak paten dan royalti atas karya dan penemuan teknologi, yang diukur dari jumlah pengguna internet dan besaran sumbangan ekspor teknologi terhadap barang ekspor. Selain itu difusi inovasi teknologi lama yang dilihat dari jumlah pengguna telepon dan pemakai listrik, serta tingkat pendidikan penduduk berdasarkan rata-rata lama sekolah penduduk usia 15 tahun ke atas juga menjadi parameter. Tak hanya itu, angka partisipasi kasar penduduk yang menempuh pendidikan tinggi di bidang iptek pun turut diperhitungkan. Dampaknya , masyarakat Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi. Terjadinya industrialisasi, produktifitas dunia industri semakin meningkat, dan perkembangan teknologi membuat para pekerja mau tidak mau menambah kemam

Jawab Tantangan Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Rancang Digitalisasi Pelayanan Kesehatan

“Digitalisasi membantu mendorong pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Juga agar digitalisasi sektor kesehatan dapat diimplementasikan dengan tepat,” begitu kata Direktur Rumah Sakit Bogor Senior saat memberikan sambutan acara Seminar Smart Health Initiative di Bogor Senior Hospital, dikutip dari Kominfo.go.id. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor menjelaskan, manfaat dari digitalisasi kesehatan yaitu untuk meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan efektifitas SDM, meningkatkan kualitas pelayanan, dan mengurangi biaya layanan kesehatan. Fasilitas teknologi informasi bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan. Salah satunya berupa peningkatan pelayanan klinik dan dokter praktek mandiri. Dibalik itu, masyarakat Indonesia perlu turut serta merefleksikan kondisi dan kesiapan sektor kesehatan indonesia guna menghadapi Revolusi Industri 4.0. Menurut Sekjen Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada A