Jumat, 17 Januari 2020

Peran Pemuda Memajukan Literasi di Daerah 3T


Image result for potret pendidikan di daerah terpencil
Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang menitikberatkan pada berkembangnya manusia dari yang tidak tahu menjadi tahu. Dalam hal ini, pendidikan dapat diartikan juga sebagai proses memanusiakan manusia. Selain itu, pendidikan juga dapat didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mencapai taraf hidup dan menumbuhkembangkan kualitas diri.

Ki Hajar Dewantara menjelaskan, pendidikan termasuk tuntutan dalam hidup dan tumbuh kembang anak-anak. Maksudnya, pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.


Mutu Pendidikan Indonesia

Dalam konteks Indonesia, pendidikan masih ada dalam taraf berkembang. Bahkan, menurut laporan yang dirilis oleh International Student Assessment (PISA) pada 2018 lalu, Indonesia berada di posisi "tertinggal" dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

Memang, mutu pendidikan di Indonesia terbilang jauh dengan negara lain, bahkan di negara tetangga seperti Malaysia, Australia, dan Singapura. Pendidikan yang berada di kota-kota besar di Indonesia beberapa sudah memiliki mutu pendidikan yang baik. Salah satu yang dapat dikatakan sekolah bermutu ialah yang banyak diminati masyarakat, memiliki citra yang baik di mata masyarakat awam. Namun, hal dasar yang menjadi pertanyaan kita bersama, bagaimana mutu pendidikan di daerah pelosok, atau yang dikenal dengan 3T?


Pendidikan dan Daerah Tertinggal
Image result for potret pendidikan di daerah terpencil

Daerah 3T merupakan daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia. Sebagian besar daerah 3T menjadi gerbang tapal batas Indonesia. Menurut Kemendikbud, daerah 3T yang didefinisikan pemerintah mencakup 122 kabupaten/kota. Dikatakan begitu karena daerah ini memiliki beberapa aspek yang memang jauh tertinggal dibanding kehidupan kota.

Secara kehidupan sosial, peserta didik yang berada di desa memiliki peran selain menjadi siswa sekolah, mereka juga dituntut untuk bekerja agar dapat membantu orang tua meningkatkan perekonomian mereka. Minat serta antusias mereka dalam belajar juga terbilang sangat rendah mengingat kurangnya motivasi dari masyarakat sekitar, khususnya orang tua mereka yang mana kurang memotivasi anak untuk belajar dan bersekolah.

Lalu, mengapa daerah tersebut dikatakan terdepan? Sebab pendidikan di daerah 3T harus menjadi fokus utama pemerintah dalam tujuannya menyetarakan dan meratakan pendidikan di Indonesia. Pendidikan di daerah 3T harus terdepan dalam menerima layanan pemerintah termasuk pengembangan mutu pendidikannya. Selanjutnya, daerah-daerah tersebut dikatakan sebagai daerah terluar sebab letak geografisnya yang memang jauh dari peradaban kota. Letak pelosok daerah tersebut yang mengakibatkan pendidikan di daerah tersebut kurang dipandang dan terfokuskan.


Kurang Buku Bacaan
Image result for potret pendidikan di daerah terpencil

Dalam pemenuhan buku dan sarana sekolah lainnya di sekolah sangat terbatas pendistribusiannya sebab akses jalan yang kurang baik untuk dilalui. Hal tersebut masih menjadi masalah utama kurangnya mutu pendidikan di daerah 3T. Bahkan masyarakat pun selalu saja menyalahkan pemerintah atas permasalahan yang ada pada daerah tersebut. Tetapi faktanya pemerintah telah mencanangkan program bagi pendidikan di daerah 3T yang mana beberapa sudah diterapkan namun sepertinya belum menjadi yang solutif.

Salah satu penyebabnya ialah kurang respon dan dukungan masyarakat terhadap program pemerintah, yang mana masyarakat merupakan sumber daya manusia terpenting yang dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam mengupayakan program yang solutif. Namun, saat ini rupanya banyak pemuda Indonesia yang tergerak hatinya untuk membantu pemerintah mengupayakan pemerataan pendidikan di Indonesia. Banyak komunitas yang didirikan pemuda Indonesia dalam tujuannya meningkatkan mutu pendidikan.

Pemuda merupakan tonggak kehidupan bangsa, dimana estafet kemerdekaan Indonesia akan bergiliran berada ditangan mereka. Banyak ide dan gerakan yang bersifat inovatif muncul akibat peran dari para pemuda. Salah satu nya adalah banyaknya komunitas yang bergerak dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat. Seperti aspek sosial, kesehatan, keagamaan, bahkan pendidikan.


Membentuk Komunitas
Image result for potret pendidikan di daerah terpencil

Melihat permasalahan pendidikan di Indonesia yang kurang merata ini, banyak komunitas yang di inisiasi oleh pemuda-pemuda Indonesia tergerak untuk membantu Indonesia dalam aspek pendidikan ini. Gerakan yang dilakukan oleh komunitas ini tidak secara langsung memberikan efek yang nyata pada pembangunan pendidikan di Indonesia. Namun, ada nya komunitas yang di gerakkan oleh pemuda ini, efek secara langsung akan dirasakan oleh siswa dan masyarakat sekitar.

Tidak besar peran yang dilakukan jika melihat dari kacamata sebuah negara, namun hal ini akan berdampak besar pada kehidupan masyarakat yang menjadi sasaran dari berbagai komunitas ini. Salah satu komunitas yang didirikan oleh pemuda dan bergerak di bidang pendidikan adalah Indonesia Mengajar. Gerakan ini digagas oleh Anies Baswedan pada tahun 2009 dengan tujuan untuk mengajak pemuda ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.

Penggagas gerakan Indonesia Mengajar ini meyakini bahwa pendidikan dasar adalah pondasi pembangunan masyarakat Indonesia, maka hak untuk memperoleh pendidikan dasar wajib diberikan untuk anak-anak diseluruh Indonesia termasuk di daerah 3T. Pengajar Muda—relawan Indonesia Mengajar—merupakan generasi terbaik Indonesia yang telah melewati berbagai seleksi sehingga mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman ke daerah penempatan yang sudah ditentukan. Durasi penempatan yang dilaksanakan selama satu tahun, terhitung dua semester dalam tahun akademik sekolah.

Peran pemuda seperti ini sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat sekitar dimana lokasi penempatan dari berbagai komunitas ini dilaksanakan. Saat ini banyak komunitas yang bergerak senada dengan Indonesia Mengajar, karena keinginan para pemuda untuk berperan aktif dalam pemerataan hak pendidikan di seluruh Indonesia. Semoga gerakan-gerakan yang dilakukan oleh berbagai komunitas ini menjadi inspirasi bagi banyak pemuda lain nya untuk ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan bermanfaat ini.

Ada sebuah kutipan yang sangat indah dari Anies Baswedan, bahwa “ mari kita jangan menyalahkan kegelapan, tapi mari kita mulai menyalakan lilin”.

Daffa Novembry dan Sekar Aini Zahroh
Divisi COIN Paguyuban KSE UIN Jakarta

Sabtu, 16 November 2019

Kupas Tuntas Sejarah Revolusi Industri 4.0

Image result for revolusi industri 4.0


Geliat perbincangan publik terkait industri digital kini semakin mengemuka. Sejak lima tahun belakangan, pertumbuhan industri teknologi di Indonesia bisa dikatakan berkembang dengan sangat cepat. Sejumlah perusahaan rintisan atau yang akrab dikenal sebagai “start-up” berhasil melesat dan berkembang dengan sangat pesat. Tidak hanya dari segi pangsa pasar, tapi juga valuasi. Bahkan, beberapa start-up sudah berhasil mencapai valuasi lebih dari $1 miliar dolar Amerika Serikat atau kerap disebut unicorn.


Secara singkat, revolusi industri bisa diartikan sebagai perubahan besar terhadap cara manusia dalam mengolah sumber daya dan memproduksi barang. Fenomena ini terjadi pada kisaran tahun 1750-1850. Saat itu, terjadi perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi. Perubahan tersebut ikut berdampak pada kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia.


Tak bisa dipungkiri, Indonesia kini tengah berada dalam masa persimpangan di tengah pertumbuhan Revolusi Industri 4.0. Lalu apa itu sebenarnya Revolusi Industri 4.0, bagaimana sejarahnya? Yuk simak ulasannya!



Revolusi 1.0

Image result for revolusi industri 4.0

Menurut catatan APICS.org, Revolusi Industri 1.0 bermula sejak abad ke-18, saat ditemukannya mesin uap yang digunakan untuk proses produksi barang. Kala itu, di Inggris, mesin uap digunakan sebagai alat tenun mekanis pertama yang dapat meningkatkan produktivitas industri tekstil. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan sejak ditemukannya mesin uap.


Selain  itu, mesin uap juga digunakan dalam bidang transportasi. Pada masa itu, transportasi internasional masih berupa kapal laut yang menggunakan tenaga angin. Namun, berdasarkan evaluasi, angin tidak dapat sepenuhnya diandalkan karena bisa jadi angin bertiup dari arah yang berlawanan, atau lebih parahnya jika tidak ada angin sama sekali.


Hal ini tentu membuat para ilmuwan memutar otak. Hingga akhirnya James Watt menemukan mesin uap yang jauh lebih efisien dan murah dibandingkan dengan mesin uap yang telah diciptakan pada 1776 lalu. Atas penemuan ini, kapal laut yang menggunakan tenaga angin mulai ditinggalkan. Masyarakat mulai beralih pada mesin uap yang mampu membuat kapal berlayar selama 24 jam penuh—bisa terjadi jika mesin uap tetap didukung dengan kayu dan batu bara yang cukup.


Revolusi industri memungkinkan bangsa Eropa mengirim kapal perang ke seluruh penjuru dunia dalam waktu yang jauh lebih singkat. Langkah ini digunakan sebagai aji mumpung bagi negara-negara imperialis di Eropa untuk menjajah kerajaan-kerajaan di Afrika dan Asia. Selain penjajahan, terdapat dampak lain dari revolusi industri, yaitu pencemaran lingkungan akibat asap mesin uap dan limbah-limbah pabrik lainnya.



Revolusi Industri 2.0

Image result for revolusi industri 4.0
Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Fase ini ditandai dengan adanya penemuan tenaga listrik. Saat itu, tenaga otot sudah mulai tergantikan dengan penemuan mesin uap, lalu perlahan mulai tergantikan lagi oleh tenaga listrik. Kendati demikian, masih ada yang menghambat proses produksi pabrik, yaitu masalah transportasi.


Masalah transportasi ini membuat para ilmuwan kembali berinovasi. Pada akhir 1800-an, mobil mulai diproduksi secara massal. Namun, produksi mobil ini rupanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini karena setiap mobil perlu dirakit dari awal hingga akhir oleh seorang perakit. Proses perakitan ini memakan waktu yang cukup lama dan butuh tenaga banyak orang untuk merakitnya.


Tak berselang lama, revolusi terjadi dengan terciptanya “lini produksi” atau yang biasa disebut assembly line yang menggunakan "ban berjalan" atau conveyor belt pada 1913. Sistem produksi pun berubah total. Tidak lagi diperlukan satu orang untuk merakit satu mobil dari awal hingga akhir. Perakit mobil mulai dilatih untuk menjadi spesialis yang mengurus satu bagian saja. Saat itu, pekerjaan juga telah dimudahkan dengan bantuan alat-alat tenaga listrik yang jauh lebih mudah dan murah dibanding dengan tenaga uap.


Tak hanya itu, Revolusi Industri Kedua ini juga berdampak pada kondisi militer Perang Dunia II. Ribuan tank, pesawat, dan senjata diciptakan dari pabrik-pabrik yang menggunakan lini produksi dan ban berjalan. Hal ini terjadi karena adanya produksi massal (mass production). Pada fase ini, perubahan dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri boleh dibilang menjadi komplit.



Revolusi Industri 3.0

Image result for revolusi industri 4.0
Jika revolusi pertama dipicu oleh adanya mesin uap, revolusi kedua bermula saat adanya listrik, lalu adakah yang bisa menebak awal mula bergulirnya revolusi 3.0? Ya, revolusi industri ketiga dipicu oleh mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis, yaitu komputer dan robot.


Salah satu komputer pertama yang dikembangkan bernama Colossus. Komputer ini diciptakan di Era Perang Dunia II untuk memecahkan kode buatan Nazi Jerman. Colossus berupa mesin raksasa sebesar ruang tidur yang tidak memiliki RAM dan tidak bisa menerima perintah dari manusia melalui keyboard. Komputer purba tersebut hanya menerima perintah melalui pita kertas yang membutuhkan daya listrik sangat besar, yaitu 8.500 watt.


Setelah redupnya Perang Dunia Kedua, teknologi semakin berkembang pesat. Ada penemuan-penemuan baru. Sebut saja penemuan semikonduktor, transistor. Ada juga Integrated Chip (IC) yang membuat ukuran komputer semakin kecil, sumber listrik yang dibutuhkan pula semakin sedikit, kemampuan menghitung pun semakin canggih.


Ukuran komputer yang semakin kecil ini membuat aplikasinya semakin mudah. Di era revolusi ketiga, mesin-mesin sudah mulai mengoperasikan lini produksi. Komputer pun sudah mulai banyak menggantikan manusia—yang saat itu difungsikan sebagai operator pengendali lini produksi.



Revolusi Industri 4.0

Image result for revolusi industri 4.0
Salah satu topik yang santer dibicarakan saat ini ialah Revolusi Industri 4.0. Bahkan, Debat Capres 2019 lalu juga mengangkatnya menjadi topik utama. Tren dunia industri memang tak bisa dihindarkan dari kehidupan kita. Tren ini berusaha menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Tahukah kamu dari mana asalnya Revolusi Industri 4.0?


Istilah Revolusi Industri 4.0 berasal dari Jerman. Kala itu, ada sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih yang diusung oleh Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik. Pada Revolusi Industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing.


Revolusi Industri 4.0  berusaha menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung di berbagai lini kehidupan manusia. Tren baru ini mengubah semuanya, mulai dari aspek ekonomi, dunia kerja, maupun gaya hidup.


Di era baru ini, banyak inovasi baru yang sama sekali tak terpikirkan sebelumnya. Lahan bisnis baru pun mulai muncul mewarnai bidang ekonomi dengan basis digitalisasi. Kamu sering menggunakan jasa transportasi Go-Jek atau Grab? Ya, inilah salah satu wujud inovasi dari revolusi industri 4.0. Ada banyak usaha baru, lapangan kerja baru, bahkan profesi baru yang tidak terpikirkan sebelumnya.


Itulah sekilas tentang sejarah revolusi industri 4.0. Sebagai anak muda, sudah siap menghadapi fenomena ini? Tantangannya memang sangat besar, tapi peluangnya juga sama besarnya. Buat kamu, generasi penerus bangsa, kontribusi apa yang sudah kamu lakukan untuk negeri ini?



Siti Heni Rohamna
Beswan KSE UIN Jakarta

Jumat, 05 April 2019

Sosialisasi Akbar KSE UIN Jakarta 2019







Ciputat – Tangerang Selatan, Kamis (4/4). Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta mengadakan Sosialisasi Akbar di Aula Student Center, kampus 1 UIN Jakarta. Sosialisasi akbar adalah salah satu rangkaian yang dilakukan Paguyuban KSE UIN Jakarta dalam rangka mengenalkan Yayasan KSE, Beasiswa KSE, dan Paguyuban KSE UIN Jakarta kepada para mahasiswa. Selain itu juga mengajak para mahasiswa untuk mendaftar beasiswa KSE periode 2019/2020.
Acara dimulai dengan sambutan oleh Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta yaitu Ginanjar Ramadhan, dilanjutkan dengan sambutan oleh Prof. Dr. Masri Mansoer, M.A selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta. Pada acara tersebut diisi oleh tiga pemateri, yaitu Bunda Maya Dintasari mewakili pihak Yayasan KSE yang menjelaskan mengenai Yayasan KSE dan beasiswa KSE. Dilanjutkan sharing session oleh M. Rosidi Afriansyah dan Zuhrotul Uyun yang merupakan alumni penerima beasiswa KSE dari UIN Jakarta.
Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Jakarta lebih mengenal, tertarik, dan mendaftar di beasiswa KSE.
Wasalamu’alaikum Wr.Wb
Salam SuKSEs!

Muhammad Rizki Achirlita
Ketua Open Recruitment KSE UIN Jakarta 2019/2020

Minggu, 24 Maret 2019

KSE Siaga Positive Fighter for Sentani Jayapura





Jakarta, Minggu (24/3), Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan kegiatan positive fighter yang merupakan rangkaian kegiatan dari program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) yaitu KSE Siaga. KSE Siaga merupakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang di Sentani Jayapura. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus 2 UIN Jakarta mulai pukul 06.00 s.d 09.30 WIB.

Kegiatan dilaksanakan dengan mengadopsi kegiatan positive fighter yang dilakukan dalam kegiatan camp, yaitu dengan berjualan pakaian bekas yang dinosaikan dari para donatur. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat tanggapan baik masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada saudara-saudara kita di Sentani Jayapura serta kepada beswan KSE UIN Jakarta.

Salam suKSEs!

Jihan Fadilah Faiz
Anggota Divisi Pengabdian Masyarakat Paguyuban KSE UIN Jakarta
Kesehatan Masyarakat 2017

Minggu, 17 Maret 2019

Road Show Online Beasiswa Karya Salemba Empat UIN Jakarta 2019/2020





Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Hallo mahasiswa/i UIN Jakarta!
Bingung memenuhi kebutuhan kuliah? Butuh Beasiswa? Daftar KSE aja!
Kali ini KSE UIN Jakarta mengadakan Roadshow online

Bagi kalian yang ingin tahu lebih banyak mengenai Beasiswa Karya Salemba Empat dan tentunya ingin menjadi bagian dari KSE UIN Jakarta, yuk jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti Roadshow Online Beasiswa KSE UIN Jakarta. Banyak manfaat yang akan kalian dapatkan disini.

Apa aja? Nih
πŸ“Penjelasan tentang beasiswa Karya Salemba Empat
πŸ“Penjelasan tentang Paguyuban Karya Salemba Empat
πŸ“Keuntungan menjadi Penerima Beasiswa Karya Salemba Empat
πŸ“Persyaratan dan tata cara pendaftaran untuk menjadi Penerima Beasiswa Karya Salemba Empat

Tunggu apa lagi?
Ayo segera ikuti Roadshow Beasiswa KSE UIN JKT

Roadshow Beasiswa KSE UIN JKT hadir dalam bentuk diskusi online melalui media Whatsapp. Kalian hanya perlu mengklik tautan grup diskusi online dibawah ini.

Pilih grup diskusi online sesuai dengan fakultas kalian masing-masing ya..
Kegiatan Roadshow Beasiswa KSE UIN JKT ini akan dimulai pada pukul :
πŸ•— 20.00 - 21.30 WIB
Berikut adalah link dan pembagian jadwal Roadshow KSE UIN JKT di masing-masing Fakultas:

1. FEB
πŸ“†: 18 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFEB2019

2. FITK
πŸ“†: 20 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFITK2019

3. FDI, FK, FIK
πŸ“†: 22 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFDI-FK-FIK2019

4. FSH
πŸ“†: 23 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFSH2019

5. FU
πŸ“†: 25 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFU2019

6. FIDIKOM
πŸ“†: 27 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFIDIKOM2019

7. FST
πŸ“†: 29 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFST2019

8. FPsi dan FISIP
πŸ“†: 30 Maret 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFISIP-FPSI2019

9. FAH
πŸ“†: 1 April 2019
🌐: bit.ly/RoadshowFAH2019

Segera klik link sesuai fakultas kalian dan jangan sampe ketinggalan!

Keep Sharing, Networking, and Developing
Paguyuban KSE UIN Jakarta
πŸ“· IG @kseuinjkt
🐣 Twitter @kseuinjkt
πŸ”Ž LINE @koe1501o
🌐 Web kseuinjkt.or.id
✉ Email beasiswakse@uinjkt.ac.id

Pembukaan Pendaftaran Beasiswa Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019-2020




Karya Salemba Empat kembali membuka kesempatan kepada para Mahasiswa UIN Jakarta untuk ikut serta dalam Program Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019/2020.

Beasiswa yang ditawarkan berupa tunjangan pendidikan yang akan diberikan kepada Mahasiswa Strata 1 (S1) yang telah menempuh pendidikan minimal semester kedua.

Persyaratan pendaftaran Beasiswa KSE:
Persyaratan penerima Beasiswa KSE :
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Peserta WAJIB melakukan registrasi online di www.beasiswa.or.id
Peserta WAJIB mengisi seluruh data dan upload seluruh dokumen yang ada pada website
Jadwal Registrasi untuk UIN Jakarta Tanggal 11 s.d 15 April 2019

Dokumen yang perlu dipersiapkan saat registrasi KSE
1. Foto Ukuran 3x4
2. Foto Full Body
3. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua (Scan)
4. KTP (Scan)
5. Kartu Keluarga (Scan)
6. KTM (Scan)
7. Transkrip IPK (Scan)
8. Struk Tagihan PLN (Scan)
9. Struk Tagihan PDAM (Scan) (Jika Ada)
10. Surat Rekomendasi Kampus (Scan)
11. Essay

Semua dokumen yang diupload dengan format .jpg maksimal berukuran 100 kb

Essay yang perlu dipersiapkan saat registrasi online KSE
1. Alasan Pemilihan Jurusan
2. Alasan Kebutuhan Beasiswa
3. Jangka Panjang (Visi) Setelah Lulus Kuliah
4. Pilihan Pengembangan Diri (Kewirausahaan/Kepemipinan/Career Coaching)
5. Alasan Khusus Meng-Apply Beasiswa KSE
6. Tujuan Hidup
7. Usaha Anda Mengurangi Beban Orang Tua
8. Rencana Penggunaan Beasiswa
9. Kenapa Anda Layak Menerima Beasiswa KSE

Essay tidak ada ketentuan khusus dan harus ada salinannya

Roadshow/Sosialisasi Online per-Fakultas
(18 Maret 2019 - 1 April 2019)
Sosialisasi Akbar (4 April 2019)

Registrasi online (WAJIB)
1-20 April 2019
(Registrasi Online khusus UIN Jakarta tanggal 11 - 15 April 2019)

Seleksi Dokumen Online
20-30 April 2019

Pengumuman Seleksi Dokumen Online
30 April 2019

Pengumpulan Dokumen (Hard)
Mei 2019

Interview dan Seleksi
Mei-Juni 2019

Verifikasi Penerimaan dari kampus
Juni-Juli 2019

Pengumuman Beasiswa
Agustus 2019


Paguyuban KSE UIN Jakarta
Instagram @kseuinjkt
LINE @koe1501o
Website www.kseuinjkt.or.id
Email beasiswakse@uinjkt.ac.id
kseuinjkt@gmail.com

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung di bawah ini:
Achir  +62 859-2168-6250
Indah  +62 857-7796-5349

Sabtu, 16 Maret 2019

TOKSEN Paguyuban KSE UIN Jakarta 2019





Alhamdulillah telah dilaksanakan kegiatan Try Out Karya Salemba Empat Se-Nusantara (TOKSEN) 2019 dan Talkshow beasiswa Karya Salemba Empat (KSE), Generasi Baru Indonesia (GenBI), Bidikmisi, dan Djarum Foundation pada tanggal 16 Maret 2019 oleh Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang bertempat di STIE Ganesha, Ciputat, Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan mempersiapkan para pelajar SMA/SMK/sederajat untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang sekarang berganti nama menjadi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Rangkaian acara tersebut dimulai dengan registrasi peserta pukul 07.45-08.30 WIB. Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Try Out pukul 08.45-12.45 yang terdiri dari pengerjaan soal TPS dan TKA SOSHUM-SAINTEK. Setelah Try Out berakhir, acara dilanjutkan dengan Talkshow Beasiswa dengan pembicaranya adalah Ginanjar Ramadhan (KSE), Hanif Hidayatullah (Bidikmisi), Rahmad Hasibuan (GenBI), dan Nurul Amelia Fitri (Djarum Foundation). Adapun rangkaian acara talkshow tersebut dimulai dengan pembacaan kalam Illahi, sambutan dari Ketua Pelaksana, Lilis Karlina, dan Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta, Ginanjar Ramadhan. Selanjutnya adalah sesi tanya-jawab terkait informasi beasiswa dari masing-masing pembicara, kemudian dilanjutkan dengan pemberian Tips and Trick untuk menghadapi UTBK dari Muhammad Alfi Rizalul Awwal sebagai perwakilan dari Bimbingan Belajar Exist (Exellent Institute). Acara ditutup dengan pemberian cinderamata dari Paguyuban KSE UIN Jakarta kepada para pembicara.
Sekian sharing kegiatan dari kami. Semoga bermanfaat bagi teman-teman KSE se-Nusantara. Mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu dan saudara/i.


Salam suKSEs!
Sharing, Networking, Developing.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Our Reach

Our Reach

Our Donors

Our Donors