Langsung ke konten utama

Kenali Pribadi Lebih Dalam dengan MBTI


Para beswan sedang mengerjakan tes MBTI di Sekretariat KSE UIN Jakarta
Bagi kamu yang ingin mengetahui kepribadian, minat, dan bakatmu seperti apa, tak salah jika kamu melakukan tes MBTI (Myer Briggs Type Indiator). MBTI merupakan tes membaca kepribadian yang dikembangkan oleh Katharine Cook dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers berdasarkan teori kepribadian dari Carl Gustav Jung. Hal inilah yang dilakukan oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Paguyuban KSE Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta di Sekretariat Paguyuban KSE UIN Jakarta Jalan Al-Ikhlas RT.003/004 Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Sabtu (22/4)

Kegiatan bertajuk “Who Am I?” diikuti oleh 40 beswan dan terbagi menjadi beberapa waktu yang disesuaikan dengan divisi masing-masing. Pada pukul 09.00-10.30 Divisi Rumah Bahagia (Rubah) dan Pengurus Harian (BPH), 11.00-12.30 Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan, 13.30-16.00 Media, Komunikasi, dan Informasi, dan Advokasi. Tes MBTI ini dilakukan oleh anggota Divisi PSDM yang terdiri dari Septian Dwi Cahyo (Psikologi), Syarifah Zahrina Firda (Komunikasi), Fizna Sa’diyya (Komunikasi), dan Yosi Kurniawan (Pendidikan Fisika).

Syarifa Zahrina Firda mengungkapkan, kegiatan ini berguna agar tiap beswan lebih mengenal dirinya sendiri, menggali bakat, minat, kepribadian, mengetahui orang lain, dan mengakrabkan  hubungan antar beswan. “Who Am I ini berguna juga untuk mengenal diri secara lebih dalam, memecahkan masalah dengan cara yang tepat, serta dapat bersosialisasi dengan baik,” Ujar Firda. Pada tes ini, para beswan diminta untuk mengisi 60 soal pilihan, prestasi, dan pengalaman menarik yang pernah diraih. Dari jawaban tersebut, dapat diketahui bagaimana kepribadian, saran pengembangan, saran profesi, dan pasangan atau partner alami. Lebih lanjut Firda mengatakan bahwa nantinya, PSDM akan mengadakan kegiatan malam keakraban (makrab) yang berkolaborasi dengan Divisi Advokasi.

Pendapat baik pun terlontar dari salah satu beswan bernama Indah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta Program Studi Akuntansi semester 6. Menurutnya, tes MBTI ini sangat bermanfaat karena bisa mengetahui kepribadian masing-masing. Ia berharap semoga lebih banyak lagi kegiatan seperti ini, agar bisa mempererat hubungan para beswan.

Penulis : Ria Umala Idayanti
Dokumentator : Ginanjar Ramadhan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Paguyuban KSE UIN Jakarta

Setelah kegiatan kami pada sosialisasi kepada para pengurus Paguyuban KSE UIN Jakarta, dengan berbagai pertimbangan dan waktu yang tersedia untuk kami. Saat ini kami segenap anggota Paguyuban KSE UIN Jakarta telah melaksanakan kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

      Kami memilih penyelenggaraan sosialisasi ini secara outdoor, dimana Kami mendatangi para pekerja,pedagang, dan lainnya yang berada diwilayah sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah  Jakarta. Kegiatan ini terselenggara pada tanggal 12 Januari 2016. Diawali dengan meeting point di Lobby Timur Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan (FITK).
       Dan dilanjutkan dengan pembukaan serta pengarahan dari Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta (Apipudin). Penjelasan singkat mengenai sistem sosialisasi yang kami lakukan. Didalam kegiatan ini Kami membagikan brosur BPJS Ketenagakerjaan serta menjelaskan dan menjawab pertanyaan - pertanyaan seputar BPJS Ketenagakerjaan. Kami menyebar secara bersama-sama, bekerjasama melakukan s…

Tahukah Kamu Perokok Pasif 3 Kali Lebih Berbahaya dari Perokok Aktif?

Banyak pakar kesehatan membuat pernyataan bahwa perokok pasif memiliki resiko mendapatkan penyakit berbahaya tiga kali lebih besar daripada perokok aktif. Pernyataan ini tentu saja tidak berarti bahwa perokok pasif sebaiknya menjadi perokok aktif agar resiko mendapatkan penyakit menurun. Namun, hal ini justru harus dijadikan perhatian bagi perokok aktif bahwa bahaya dari perilaku merokok mereka ternyata bisa menjangkiti keluarga tercinta.
Kosumsi rokok di Indonesia mencapai 215 miliyar batang per taunnya. Di indonesia ada 60% perokok, 59% diantaranya adalah laki laki  dan 37% nya perempuan (hasbihtc, 2011). Bahan dasar rokok adalah tembakau. Tembakau terdiri dari berbagai bahan kimia yang dapat membuat seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik “rokok” besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut, jumlah perokok di Indonesia menduduk…

Pembukaan Pendaftaran Beasiswa Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019-2020

Karya Salemba Empat kembali membuka kesempatan kepada para Mahasiswa UIN Jakarta untuk ikut serta dalam Program Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019/2020.

Beasiswa yang ditawarkan berupa tunjangan pendidikan yang akan diberikan kepada Mahasiswa Strata 1 (S1) yang telah menempuh pendidikan minimal semester kedua.

Persyaratan pendaftaran Beasiswa KSE:
Persyaratan penerima Beasiswa KSE :
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Peserta WAJIB melakukan registrasi online di www.beasiswa.or.id
Peserta WAJIB mengisi seluru…