Langsung ke konten utama

Tahukah Kamu Syarat Dasar menjadi Pemimpin?

Menjadi seorang pemimpin itu tidak gampang lohhh, butuh keahlian dan pengalaman, tetapi pada dasarnya setiap manusia di muka bumi ini adalah seorang pemimpin. Pasti temen temen dari UIN Jakarta sudah tau sendiri ya ayatnya, and now gw sebenarnya mau bahas tentang syarat dasar menjadi seorang pemimpin, kenapa harus syarat dasar? Karena orang orang lebih suka berkoar koar mengenai esensinya bukan didasarnya. Adapun syarat menjadi seorang pemimpin terdapat 10 kriterianya. Nahhh gw sekarang bakalan uraikan satu persatu syarat mejadi seorang pemimpin.
1.      Menjadi seorang pemimpin harus bersifat “siddiq” yang berarti benar. Belum dikatakan seorang pemimpin, bila masih suka berbohong (berkata tidak benar),  bagaimana orang bisa mendengarkan perkataannya bila dia suka berbohong, bahkan ketika di sebuah tempat ada calon pemimpin yang semuanya suka berbohong, maka hal yang paling diutamakan adalah yang paling sedikit berbohongnya.
2.       Menjadi seorang pemimpin harus bersifat “amanah” atau dapat dipercaya. Jadi seorang pemimpin itu ketika memberikan janji kepada para anggotanya, maka harus berusaha kuat untuk menepati janjinya itu. Seringkali orang mudah memberi janji dan melupakannya, tapi orang yang diberi janji biasanya tidak akan lupa. Pemimpin yang amanah bisa dilihat dari kehati-hatiannya berjanji, sedikit janjinya, tetapi selalu ditepati.
3.      Menjadi pemimpin itu harus menyampaikan dengan baik, apapun itu. Tidak boleh ada yang disembunyikan, walaupun hal itu menyinggung/tidak enak buat dirinya sendiri. Peribahasa mengatakan katakanlah kebenaran walaupun itu pahit.
4.      Terakhir seorang pemimpin harus fatonah atau cerdas. Ketika menjadi seorang pemimpin, seseorang itu harus cerdas. Mengapa harus cerdas? Hal ini dikarenakan nantinya sang pemimpin harus menahkodai organisasi yang dipimpin, serta menjalankan  visi, misi dan strategi dalam mengimplementasikannya.

Muhammad Abu T
Divisi Advokasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Paguyuban KSE UIN Jakarta

Setelah kegiatan kami pada sosialisasi kepada para pengurus Paguyuban KSE UIN Jakarta, dengan berbagai pertimbangan dan waktu yang tersedia untuk kami. Saat ini kami segenap anggota Paguyuban KSE UIN Jakarta telah melaksanakan kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

      Kami memilih penyelenggaraan sosialisasi ini secara outdoor, dimana Kami mendatangi para pekerja,pedagang, dan lainnya yang berada diwilayah sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah  Jakarta. Kegiatan ini terselenggara pada tanggal 12 Januari 2016. Diawali dengan meeting point di Lobby Timur Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan (FITK).
       Dan dilanjutkan dengan pembukaan serta pengarahan dari Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta (Apipudin). Penjelasan singkat mengenai sistem sosialisasi yang kami lakukan. Didalam kegiatan ini Kami membagikan brosur BPJS Ketenagakerjaan serta menjelaskan dan menjawab pertanyaan - pertanyaan seputar BPJS Ketenagakerjaan. Kami menyebar secara bersama-sama, bekerjasama melakukan s…

Tahukah Kamu Perokok Pasif 3 Kali Lebih Berbahaya dari Perokok Aktif?

Banyak pakar kesehatan membuat pernyataan bahwa perokok pasif memiliki resiko mendapatkan penyakit berbahaya tiga kali lebih besar daripada perokok aktif. Pernyataan ini tentu saja tidak berarti bahwa perokok pasif sebaiknya menjadi perokok aktif agar resiko mendapatkan penyakit menurun. Namun, hal ini justru harus dijadikan perhatian bagi perokok aktif bahwa bahaya dari perilaku merokok mereka ternyata bisa menjangkiti keluarga tercinta.
Kosumsi rokok di Indonesia mencapai 215 miliyar batang per taunnya. Di indonesia ada 60% perokok, 59% diantaranya adalah laki laki  dan 37% nya perempuan (hasbihtc, 2011). Bahan dasar rokok adalah tembakau. Tembakau terdiri dari berbagai bahan kimia yang dapat membuat seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik “rokok” besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut, jumlah perokok di Indonesia menduduk…

Pembukaan Pendaftaran Beasiswa Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019-2020

Karya Salemba Empat kembali membuka kesempatan kepada para Mahasiswa UIN Jakarta untuk ikut serta dalam Program Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019/2020.

Beasiswa yang ditawarkan berupa tunjangan pendidikan yang akan diberikan kepada Mahasiswa Strata 1 (S1) yang telah menempuh pendidikan minimal semester kedua.

Persyaratan pendaftaran Beasiswa KSE:
Persyaratan penerima Beasiswa KSE :
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Peserta WAJIB melakukan registrasi online di www.beasiswa.or.id
Peserta WAJIB mengisi seluru…