Langsung ke konten utama

Pentingnya Leadership untuk Masa Depan Mahasiswa


Leadership atau biasa disebut kepemimpinan, merupakan cara seseorang untuk memimpin orang lain guna mencapai tujuan bersama. Seorang mahasiswa wajib memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi tidak bisa diperoleh dalam waktu satu malam, perlu pelatihan secara terus menerus. Sebenarnya dalam diri setiap manusia telah diberikan anugerah dan potensi yang besar oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kita hanya perlu mengasah potensi yang telah diberikan agar bisa bermanfaat bagi sesama.
Salah satu upaya untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi adalah dengan ikut terlibat dalam berbagai kerjasama (teamwork) dalam suatu team. Bekerjasama dengan team membuat mahasiswa banyak belajar bagaimana memecahkan masalah, memberikan ide dan gagasan, mempengaruhi orang lain, serta merealisasikan ide dan gagasan tersebut dengan baik. Pemimpin masa depan dilahirkan dari pemuda masa kini.  Pemimpin yang saat ini bekerja untuk rakyat tidak serta merta memiliki leadership yang baik jika di masa lampau mereka tidak melalui serangkaian proses pembelajaran yang panjang untuk menjadi pemimpin yang hebat seperti yang kita lihat saat ini. Oleh karena itu, kepemimpinan harus diasah sejak dini, agar nantinya kita sebagai mahasiswa siap untuk menggantikan peran pemimpin saat ini.
Pada era globalisasi saat ini, semua hal berlangsung dengan mudah dan cepat, tidak terkecuali proses pembelajaran. Jika kita terus menunda untuk mengasah leadership kita, maka kita akan tertinggal oleh mereka yang terus menerus mengasah bakat, minat serta potensi yang mereka miliki. Mahasiswa sebagai agent of change harus memiliki semangat untuk menjadi diri yang lebih baik dari kemarin. Mahasiswa tidak dapat disebut agent of change jika hanya pintar di bangku kuliah, sebab agent of change harus bisa mempengaruhi orang lain untuk memiliki tujuan yang baik.
Mahasiswa adalah pemimpin di masa depan. Mahasiswa harus mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik daripada hari ini. Oleh karena itu, mulailah mengembangkan leadership kita sejak dini. Mengembangkan leadership yang telah ada di dalam diri kita tidaklah sulit. Cukup dimulai dari diri sendiri dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang memiliki jiwa leadership yang tinggi akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Rasa tanggung jawab itulah yang akan menjadi kunci pembuka kesuksesan-kesuksesan kita sebagai seorang leader. Sebagai penutup, mengutip pidato Bung Karno “beri aku seribu orang tua, akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.” Selamat berproses untuk para mahasiswa di seluruh Indonesia!





 Oleh :  Ulyatin Thidomah Jamil
             Sekretaris 1 Paguyuban KSE UIN Jakarta Periode 2017 - 2018








Komentar

Postingan populer dari blog ini

FAQ Seputar Beasiswa Karya Salemba Empat

  FAQ Seputar Beasiswa Karya Salemba Empat 1.      Apa itu KSE? Jawaban: Yayasan Karya Salemba Empat adalah yayasan yang berkomitmen untuk membantu pendidikan anak-anak bangsa. Berdiri pada tahun 1995 dengan jumlah founder sebanyak 8 orang dari FE UI. Para Ayahanda kami pada awalnya resah melihat kondisi teman-temannya yang kurang mampu untuk melanjutkan perkuliahan dan pada akhirnya mereka berinisiatif untuk mengumpulkan uang jajannya perbulan untuk memberikan bantuan kepada 4 Mahasiswa FE UI.   Pada tahun 1996 Yayasan Karya Salemba Empat resmi menjadi sebuah Yayasan/Foundation dengan jumlah penerima beasiswa sebanyak 10 mahasiswa dengan motto Sharing, Networking and Developing akhirnya Yayasan KSE berhasil membuka pendaftar dari luar UI. Hingga saat ini tercatat sudah 34 PTN (dari Sabang sampai Merauke) yang menerima manfaat beasiswa ini dengan total penerima sebanyak kurang lebih 12.000 mahasiswa dan Yayasan KSE dinobatkan sebagai beasiswa dengan penerima terbanyak kedua se-Indo

Peran Pemuda Memajukan Literasi di Daerah 3T

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang menitikberatkan pada berkembangnya manusia dari yang tidak tahu menjadi tah u. D alam hal ini , pendidikan dapat diartikan juga sebagai proses memanusiakan manusia. Selain itu, pendidikan juga dapat didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mencapai taraf hidup dan menumbuhkembangkan kualitas diri. Ki Hajar Dewantara menjelaskan , pendidikan termasuk tuntutan dalam hidup dan tumbuh kembang anak-anak. M aksudnya, pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Mutu Pendidikan Indonesia Dalam konteks Indonesia , pendidikan masih ada dalam taraf berkembang. Bahkan , menurut laporan yang dirilis oleh International Student Assessment  (PISA) pada 2018 lalu, Indonesia berada di posisi "tertinggal" dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam . Memang , mutu pendidikan di Indonesia terbilan