Tangerang Selatan, 14 Februari 2026 — Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) berkolaborasi dengan PT Bank BNP Paribas Indonesia mengadakan kegiatan Financial Literacy for Kids di SDN Pamulang Permai, Tangerang Selatan. Kegiatan ini ditujukan untuk mengenalkan pengelolaan uang kepada siswa sekolah dasar sejak dini agar mereka memahami cara menggunakan uang secara bijak.
Acara diawali dengan sambutan dari tiga perwakilan lembaga. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Anifa Tamara selaku Alumni Donor Relations Yayasan Karya Salemba Empat. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa semoga kolaborasi ini dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai upaya memperluas kontribusi sosial Yayasan Karya Salemba Empat bersama para penerima beasiswanya kepada masyarakat. Sambutan kedua disampaikan oleh Ibu Dessie Rasyid selaku Head of Client Service PT Bank BNP Paribas Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini serta berharap para siswa dapat mengikuti setiap sesi dengan antusias dan memperoleh pemahaman baru mengenai pengelolaan keuangan sejak usia dini. Sambutan ketiga disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN Pamulang Permai, Ibu Sutiyah, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih sekaligu s apresiasi kepada Yayasan Karya Salemba Empat dan PT Bank BNP Paribas Indonesia atas terselenggaranya kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi para siswa.

Sesi selanjutnya diisi dengan pemaparan materi literasi keuangan oleh 3 narasumber dari PT Bank BNP Paribas Indonesia, yaitu Ibu Efi Novitaningrum, Ibu Dessie Rasyid, dan Ibu Natalie Halim. Pada bagian awal, siswa diajak memahami pentingnya pengetahuan keuangan sejak dini agar mampu mengelola uang jajan dengan lebih bertanggung jawab. Kemudian membahas cara menggunakan uang secara bijak, dimulai dari mengenali prioritas pengeluaran serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, siswa diperkenalkan pada manfaat menabung, serta berbagai cara menabung baik melalui bank maupun celengan di rumah. Selain pengelolaan uang tunai, siswa juga dikenalkan pada keuangan digital, termasuk kemudahan yang ditawarkan sekaligus risiko yang perlu diwaspadai. Pada bagian akhir, pemateri memberikan edukasi mengenai bahaya penipuan dan judi online yang sering berkedok permainan daring, sehingga siswa dapat lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat digital.
Pada sesi ini, siswa-siswi SDN Pamulang Permai terlihat aktif dan antusias mengikuti kegiatan. Mereka berpartisipasi dalam diskusi, serta menjawab pertanyaan dari pemateri. Interaksi dua arah antara pemateri dan siswa membuat suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan, sehingga siswa lebih berani menyampaikan pendapat dan rasa ingin tahu mereka. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik serta mudah dipahami oleh anak-anak.
Setelah sesi materi literasi keuangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba kreasi pemanfaatan sampah dan barang bekas yang diikuti oleh siswa-siswi SDN Pamulang Permai. Dalam kegiatan ini, para siswa didampingi oleh mahasiswa penerima beasiswa Yayasan Karya Salemba Empat dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai mentor. Melalui pendampingan tersebut, siswa diarahkan untuk mengolah barang bekas menjadi karya sederhana yang bermanfaat dan bernilai guna. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengajarkan konsep hemat dan pemanfaatan barang secara bijak. Kegiatan berlangsung kolaboratif, dengan mentor memberikan bimbingan sekaligus mendorong siswa untuk mengekspresikan dan mengembangkan ide kreatif mereka secara mandiri.
Setelah sesi lomba kreasi selesai, rangkaian kegiatan ditutup dengan penilaian dan pengumuman pemenang berdasarkan kreativitas, kerapian, serta kemampuan mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan kerja sama para siswa selama mengikuti kegiatan. Pemberian penghargaan diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus berkreasi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan pengelolaan keuangan sejak dini, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kreativitas, dan kebiasaan hidup bijak dalam kehidupan sehari-hari. Program ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya kegiatan, sekaligus harapan agar materi dan pengalaman yang diperoleh dapat terus diingat dan diterapkan oleh siswa dalam aktivitas mereka sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.




Posting Komentar