Langsung ke konten utama

Evaluasi Paguyuban

Evaluasi Paguyuban KSE UIN Jakarta di Taman Rindang UIN Jakarta
Mendengar kata evaluasi, tentu sudah tidak asing lagi didengar. Evaluasi selalu diadakan setelah mengadakan suatu kegiatan atau acara guna melihat kekurangan atau tingkat keberhasilan yang dicapai. Hal itu pula yang dilaksanakan oleh Paguyuban Karya Salemba Empat (KSE) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Taman Rindang UIN Jakarta, Sabtu (11/3). Sebanyak 40 orang hadir dalam evaluasi yang berlangsung selama tiga jam tersebut.

Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta, Apipudin mengatakan bahwa tujuan diadakannya evaluasi ini ialah untuk memperbaiki kinerja dan hubungan antar sesama beswan -sebutan penerima beasiswa KSE-. “Harapan nya tali kekeluargaan di paguyuban makin erat, kegiatan yang direncanakan terlaksana, tentunya kegiatan yang meningkatkan potensi diri tiap beswan dan bermanfaat untuk sekitar,” Tutur lelaki yang kerap disapa Apip

Pada kesempatan itu, Paguyuban KSE tidak hanya mengevaluasi kinerja selama enam bulan, tetapi juga mengumumkan enam divisi yaitu divisi Media Komunikasi dan Informasi yang terdiri dari 10 anggota, Advokasi enam anggota, Pengembangan Sumber Daya Manusia 12 anggota, Kewirausahaan 9 anggota, Rumah Bahagia 14 anggota, dan Pengabdian Masyarakat 12 anggota. Wakil ketua Paguyuban KSE, Maya Agustina Waluyo mengungkapkan bahwa tujuan adanya pembagian divisi ialah agar program kerja Paguyuban KSE lebih terstruktur dan terlihat progressnya. Maya berharap, dengan adanya pembagian divisi yang melibatkan semua beswan, bisa menumbuhkan rasa memiliki dan berkeinginan untuk memajukan paguyuban.

Foto bersama beswan KSE UIN Jakarta
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing yang dikemukakan oleh 11 beswan yang telah mengikuti The Ambassador Leadership BPJS Ketenagakerjaan Camp 2 Batch 3 di Solo pada 1-7 Februari 2017 dan empat beswan yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Give2Asia di Markas Akademi Militer Magelang pada 25 Januari sampai 4 Februari 2017. Gelak tawa mengiringi berlangsungnya kegiatan yang diakhiri dengan foto bersama di depan landmark UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Penulis : Ria Umala Idayanti
Dokumentator : Ginanjar Ramadhan
Divisi Media, Komunikasi, dan Informasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Leadership untuk Masa Depan Mahasiswa

Leadership atau biasa disebut kepemimpinan , merupakan cara seseorang untuk memimpin orang lain guna mencapai tujuan bersama. S eorang mahasiswa wajib memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. M emiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi tidak bisa di peroleh dalam waktu satu malam , perlu pelatihan secara terus menerus. Se benarny a dalam diri setiap manusia telah diberikan anugerah dan potensi yang besar oleh Tuhan Yang Maha Esa . K ita hanya perlu mengasah potensi yang telah diberikan agar bisa bermanfaat bagi sesama. S alah satu upaya untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi adalah dengan ikut terlibat dalam berbagai kerjasama ( teamwork ) dalam suatu team . B ekerjasama dengan team membuat mahasiswa banyak belajar bagaimana memecahkan masalah, memberikan ide dan gagasan, mempengaruhi orang lain, serta merealisasikan ide dan gagasan tersebut dengan baik. P emimpin masa depan dilahirkan dari pemuda masa k ini.   Pemimpin yang saat ini bekerja untuk rakyat tidak serta

Peran Pemuda Memajukan Literasi di Daerah 3T

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang menitikberatkan pada berkembangnya manusia dari yang tidak tahu menjadi tah u. D alam hal ini , pendidikan dapat diartikan juga sebagai proses memanusiakan manusia. Selain itu, pendidikan juga dapat didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mencapai taraf hidup dan menumbuhkembangkan kualitas diri. Ki Hajar Dewantara menjelaskan , pendidikan termasuk tuntutan dalam hidup dan tumbuh kembang anak-anak. M aksudnya, pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Mutu Pendidikan Indonesia Dalam konteks Indonesia , pendidikan masih ada dalam taraf berkembang. Bahkan , menurut laporan yang dirilis oleh International Student Assessment  (PISA) pada 2018 lalu, Indonesia berada di posisi "tertinggal" dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam . Memang , mutu pendidikan di Indonesia terbilan

FAQ Seputar Beasiswa Karya Salemba Empat

  FAQ Seputar Beasiswa Karya Salemba Empat 1.      Apa itu KSE? Jawaban: Yayasan Karya Salemba Empat adalah yayasan yang berkomitmen untuk membantu pendidikan anak-anak bangsa. Berdiri pada tahun 1995 dengan jumlah founder sebanyak 8 orang dari FE UI. Para Ayahanda kami pada awalnya resah melihat kondisi teman-temannya yang kurang mampu untuk melanjutkan perkuliahan dan pada akhirnya mereka berinisiatif untuk mengumpulkan uang jajannya perbulan untuk memberikan bantuan kepada 4 Mahasiswa FE UI.   Pada tahun 1996 Yayasan Karya Salemba Empat resmi menjadi sebuah Yayasan/Foundation dengan jumlah penerima beasiswa sebanyak 10 mahasiswa dengan motto Sharing, Networking and Developing akhirnya Yayasan KSE berhasil membuka pendaftar dari luar UI. Hingga saat ini tercatat sudah 34 PTN (dari Sabang sampai Merauke) yang menerima manfaat beasiswa ini dengan total penerima sebanyak kurang lebih 12.000 mahasiswa dan Yayasan KSE dinobatkan sebagai beasiswa dengan penerima terbanyak kedua se-Indo