Langsung ke konten utama

Why shold Anyone be Led by You?

Itulah kata-kata yang sangat saya ingat saat mengikuti salah satu pelatihan leadership beberapa bulan yang lalu. Pada dasarnya,  setiap orang orang adalah pemimpin. Pemimpin bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara menjadi seorang pemimpin?
Menjadi pemimpin memang terdengar simpel dan sederhana. Namun pada kenyataannya menjadi pemimpin tidaklah mudah, terutama bagi orang-orang yang belum terbiasa. Dalam sebuah organisasi, seorang pemimpin dapat dikatakan berhasil ketika memenuhi beberapa kriteria. Untuk  memenuhi kriteria-kriteria tersebut dibutuhkan beberapa cara, dan berikut tips-tipsnya.
1.      Kamu harus memiliki komunikasi yang baik
Hal yang pertama dan paling utama harus diperhatikan adalah bagaimana cara kita berkomunikasi kepada orang lain, terutama kepada orang-orang yang kita pimpin. Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mengayomi bawahan-bawahannya. Dia harus bisa melakukan komunikasi timbal balik kepada seluruh anggotanya. Maksud dari komunikasi timbal balik disini adalah pemimpin tidak hanya memberikan instruksi, tetapi ia juga harus bisa mendengarkan masukan para anggota.
2.      Punya manajemen waktu yang baik
Hal kedua yang tak kalah penting adalah kemampuan kamu dalam me-manage waktu.  Bagaimana bisa dikatakan pemimpin jika orang tersebut belum bisa me-manage waktu dengan baik? Pikirkan.
3.      Kamu harus punya tujuan dan berwawasan luas
Ingat bahwa setiap organisasi memiliki visi-misinya sendiri. Namun visi-misi tersebut tidak akan tercapai jika pemimpinnya tidak memiliki tujuan. Pemimpin yang cenderung stuck di satu titik dan terjebak dalam ketakutan akan kesulitan untuk mencari ide-ide baru dan solusi pada saat mereka terjepit.
Seorang pemimpin yang hebat dan besar selalu memiliki pandangan jauh kedepan dan memiliki pengetahuan yang luas, sehingga bisa diandalkan untuk memberikan solusi. Mereka kreatif, tidak berpikiran seperti orang kebanyakan dan cenderung innovative.
4.      Kamu harus berani mengambil resiko
Roda sebuah organisasi tak akan selalu berjalan mulus, karena suatu saat akan ada sebuah masalah yang menghadang. Seorang pemimpin dituntut untuk bisa mengambil resiko saat terjadi suatu permasalahan. Tapi jangan lupa untuk melibatkan seluruh anggota dalam pengambilan keputusan ya!
5.      Harus bisa mempengaruhi orang lain
Seorang pemimpin dituntut untuk memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain. Sikap pemimpin yang baik bukan hanya bisa mengayomi anggotanya, tetapi juga harus tetap tegas. Karena bagaimanapun juga ketegasan dalam memimpin tetap diperlukan. Bersikap tegas juga akan membuat anggota yakin bahwa kamu adalah seorang pemimpin yang baik dan bertanggung jawab.
6.      Jangan Almamater-sentris
Saat menjadi seorang pemimpin, sudah tak ada lagi aku si A dari sekolah A, sedangkan kamu B dari sekolah B. Hilangkan semua itu. Walaupun kita memang berasal dari sekolah tertentu atau daerah tertentu, jangan sampai hal itu membuat kita merasa berbeda dan kemudian mengunggulkan diri sendiri di hadapan orang lain. Ketika kita sudah masuk dalam suatu organisasi, anggaplah kita semua adalah sama. 



Oleh : Fizna Sa’diyya
Bendahara 2 Paguyuban KSE UIN Jakarta Periode 2017 - 2018


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahukah Kamu Perokok Pasif 3 Kali Lebih Berbahaya dari Perokok Aktif?

Banyak pakar kesehatan membuat pernyataan bahwa perokok pasif memiliki resiko mendapatkan penyakit berbahaya tiga kali lebih besar daripada perokok aktif. Pernyataan ini tentu saja tidak berarti bahwa perokok pasif sebaiknya menjadi perokok aktif agar resiko mendapatkan penyakit menurun. Namun, hal ini justru harus dijadikan perhatian bagi perokok aktif bahwa bahaya dari perilaku merokok mereka ternyata bisa menjangkiti keluarga tercinta.
Kosumsi rokok di Indonesia mencapai 215 miliyar batang per taunnya. Di indonesia ada 60% perokok, 59% diantaranya adalah laki laki  dan 37% nya perempuan (hasbihtc, 2011). Bahan dasar rokok adalah tembakau. Tembakau terdiri dari berbagai bahan kimia yang dapat membuat seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik “rokok” besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut, jumlah perokok di Indonesia menduduk…

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Paguyuban KSE UIN Jakarta

Setelah kegiatan kami pada sosialisasi kepada para pengurus Paguyuban KSE UIN Jakarta, dengan berbagai pertimbangan dan waktu yang tersedia untuk kami. Saat ini kami segenap anggota Paguyuban KSE UIN Jakarta telah melaksanakan kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

      Kami memilih penyelenggaraan sosialisasi ini secara outdoor, dimana Kami mendatangi para pekerja,pedagang, dan lainnya yang berada diwilayah sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah  Jakarta. Kegiatan ini terselenggara pada tanggal 12 Januari 2016. Diawali dengan meeting point di Lobby Timur Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan (FITK).
       Dan dilanjutkan dengan pembukaan serta pengarahan dari Ketua Paguyuban KSE UIN Jakarta (Apipudin). Penjelasan singkat mengenai sistem sosialisasi yang kami lakukan. Didalam kegiatan ini Kami membagikan brosur BPJS Ketenagakerjaan serta menjelaskan dan menjawab pertanyaan - pertanyaan seputar BPJS Ketenagakerjaan. Kami menyebar secara bersama-sama, bekerjasama melakukan s…

Pembukaan Pendaftaran Beasiswa Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019-2020

Karya Salemba Empat kembali membuka kesempatan kepada para Mahasiswa UIN Jakarta untuk ikut serta dalam Program Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat Tahun Akademik 2019/2020.

Beasiswa yang ditawarkan berupa tunjangan pendidikan yang akan diberikan kepada Mahasiswa Strata 1 (S1) yang telah menempuh pendidikan minimal semester kedua.

Persyaratan pendaftaran Beasiswa KSE:
Persyaratan penerima Beasiswa KSE :
1. Program Beasiswa diutamakan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu
2. Mahasiswa yang bersangkutan belum menikah
3. Mahasiswa yang bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari fakultas, universitas, lembaga atau pihak ketiga lain.
4. Beasiswa diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup sebesar Rp.600.000,- (enam ratus ribu rupiah) per bulan nya.
5. Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan kedinasan atau apapun terhadap mahasiswa penerima maupun pihak Kampus.

Peserta WAJIB melakukan registrasi online di www.beasiswa.or.id
Peserta WAJIB mengisi seluru…