Langsung ke konten utama

Media Sosial

Saat ini media sosial menjadi sarana yang dinilai sangat membantu masyarakat dunia untuk berkomunikasi dengan kerabat dan teman yang jauh dengan kata lain mendekatkan yang jauh. Melalui media sosial kita dapat melakukan banyak hal seperti mengirim pesan teks, telepon (telepon suara dan video call), meninggalkan pesan suara hingga mengirim foto atau gambar. Berbagai cara berkomunikasi tersebut dapat kita tanpa biaya ekstra jika kita telah memiliki kuota atau paket internet.
Adanya media sosial dikehidupan sekarang ini secara pribadi sangat membantu saya. Facebook telah membantu saya berkomunikasi kembali dengan salah satu teman SMA (Sekolah Menengah Atas) yang sudah lama pindah ke Lampung dan juga membantu saya menghubungi teman masa kecil yang juga sudah pindah ke daerah Kota Bumi, Tangerang. Bagi saya, semakin berkembangnya media social, semakin mudah menjalin silaturahmi dengan kawan lama. Jarak bukan lagi penghalang untuk berkomunikasi dengan teman dan kerabat. Media sosial, Line dan WhatsApp juga telah membantu saya untuk tetap berkomunikasi dengan teman-teman SMA, Universitas, dan KSE.
 Tak hanya mempertemukan teman lama, media sosial bagi segelintir orang telah membantu mereka menemukan pasangan hidupnya. Feature cari jodoh yang ditawarkan juga beragam, jika kamu ingin mencari pasangan yang berasal dari negara lain pun sangat mudah. Yah…walaupun feature ini telah ada, saya sendiri pun belum pernah mendapatkan pasangan melalui sosial media, hahaha. Beragam feature yang ditawarkan sosial media saat ini dapat meningkatkan pamor sosial media di kalangan masyarakat luas.
Selain opportunity yang diawarkan, penggunaan media sosial juga memiliki kekurangan. Tak jarang sosial media sosial mencandui pikiran seseorang dan membuat mereka “menuhankan” sosial media itu sendiri. Banyak kalangan yang asyik dengan gadget, dan melupakan lingkungan sekitar. Sosial media memang telah mendekatkan yang jauh tetapi sosial media juga menjauhkan yang dekat. Hal seperti ini yang juga saya rasakan sendiri. Pada saat berkumpul dengan beberapa teman tak jarang mereka asik dengan kehidupan mereka sendiri di sosial media. Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya mengatur penggunaan sosial media agar tidak lupa dengan lingkungan sekitarnya.

Oleh : Diah Andam Suri
Ketua Divisi Advokasi Paguyuban KSE UIN Jakarta 2017 - 2018

Komentar


  1. assalamualaikum wr,wb
    Ki nawe… saya Pak Wendi,tki di malaysia
    mengucapkan banyak2 terima
    kasih kepada ki.Nawe
    atas dana ghaib yang
    kemarin aki berikan alhamdulillah ternyata itu benar2 ada
    dan berkat bantuan
    ki nawe saya bisa
    melunasi semua hutan2
    orang tua saya yang ada di
    BANK BRI dan bukan hanya
    itu AKi NAWE alhamdulillah
    sekarang saya sudah bisa
    bermodal sedikit untuk
    mencukupi kebutuhan
    keluarga saya sehari2. itu
    semua berkat bantuan KI NAWE sekali lagi
    makasih banyak yah KI NAWE…
    yang ingin merubah nasib
    seperti saya hubungi KI NAWE di nomor
    0852-1837-9259 dijamin
    100% ada atau silahkan
    buktikan sendiri PESUGIHAN TANPA TUMBAL

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Leadership untuk Masa Depan Mahasiswa

Leadership atau biasa disebut kepemimpinan , merupakan cara seseorang untuk memimpin orang lain guna mencapai tujuan bersama. S eorang mahasiswa wajib memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. M emiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi tidak bisa di peroleh dalam waktu satu malam , perlu pelatihan secara terus menerus. Se benarny a dalam diri setiap manusia telah diberikan anugerah dan potensi yang besar oleh Tuhan Yang Maha Esa . K ita hanya perlu mengasah potensi yang telah diberikan agar bisa bermanfaat bagi sesama. S alah satu upaya untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi adalah dengan ikut terlibat dalam berbagai kerjasama ( teamwork ) dalam suatu team . B ekerjasama dengan team membuat mahasiswa banyak belajar bagaimana memecahkan masalah, memberikan ide dan gagasan, mempengaruhi orang lain, serta merealisasikan ide dan gagasan tersebut dengan baik. P emimpin masa depan dilahirkan dari pemuda masa k ini.   Pemimpin yang saat ini bekerja untuk rakyat tidak serta

Beasiswa Wardah untuk Mahasiswi Semester 3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Beasiswa Wardah untuk Mahasiswi Semester 3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Hi, Inspiring Generation! Bagi Kamu mahasiswa S1/D4 yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan cita-cita agar siap hadapi dunia, Wardah mengajak Kamu untuk menjadi bagian dari Wardah Scholarship Program. Bersama Wardah, mari wujudkan mimpimu. Berikan dampak dan makna bagi orang-orang di sekitarmu.  Untuk informasi lebih lanjut kunjungi scholarship.wardahbeauty.com  Periode pendaftaran untuk UIN Jakarta dibuka pada 17 Oktober 2020 - 23 Oktober 2020 “Lanjutkan Cita-Cita, Siap Hadapi Dunia” "Program CSR Wardah di bidang pendidikan yang bertujuan mendukung perempuan Indonesia untuk melanjutkan cita-cita dan siap hadapi dunia." Tentang Wardah Scholarship Program Wardah, sebuah brand kecantikan yang berada di bawah naungan PT. Paragon Technology and Innovation. Perusahaan yang dirikan oleh seorang perempuan bernama Nurhayati Subakat pada tahun 1985 lalu. Perusahaan ini memiliki visi untuk memberikan kebe

Peran Pemuda Memajukan Literasi di Daerah 3T

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang menitikberatkan pada berkembangnya manusia dari yang tidak tahu menjadi tah u. D alam hal ini , pendidikan dapat diartikan juga sebagai proses memanusiakan manusia. Selain itu, pendidikan juga dapat didefinisikan sebagai usaha sadar untuk mencapai taraf hidup dan menumbuhkembangkan kualitas diri. Ki Hajar Dewantara menjelaskan , pendidikan termasuk tuntutan dalam hidup dan tumbuh kembang anak-anak. M aksudnya, pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Mutu Pendidikan Indonesia Dalam konteks Indonesia , pendidikan masih ada dalam taraf berkembang. Bahkan , menurut laporan yang dirilis oleh International Student Assessment  (PISA) pada 2018 lalu, Indonesia berada di posisi "tertinggal" dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam . Memang , mutu pendidikan di Indonesia terbilan